Merasa Dihipnotis, Orangtua Korban Batalkan Damai Kasus Bullying Siswa SMK di Bintan

Merasa Dihipnotis, Orangtua Korban Batalkan Damai Kasus Bullying Siswa SMK di Bintan
https://batampos.jawapos.com/

Batampos - Upaya damai dugaan kasus bullying siswa SMK Negeri 1 Seri Kuala Lobam, setelah videonya viral di media sosial, ternyata sempat batal. 

Pasalnya, orangtua korban menolak kesepakatan damai hasil mediasi di kantor polisi karena mengaku dihipnotis saat menandatangani surat kesepakatan bersama itu. 

Wakil Kepala Kesiswaan SMK Negeri 1 Seri Kuala Lobam, Doni Siswanto, mengatakan, kasus ini diketahui pihak sekolah setelah menerima laporan senat sekolah, pada Rabu (22/4/2026). 

"Kita tahunya video tersebut dari senat yang menerimanya dari handphone korban," kata Doni, pada Selasa (28/4/2026). 

Begitu video beredar, ia langsung meminta wali kelas mengecek kebenaran dan mengkonfirmasi ke siswa termasuk terduga pelaku dan korban. 

Pihak sekolah lalu menyurati kedua orangtua siswa untuk mediasi melalui pertemuan yang dijadwalkan, pada Jumat (24/4/2026). 

"Tapi orangtua korban pada hari Jumat itu tidak bisa datang," kata Doni. 

Pada saat itu, hanya orangtua terduga pelaku yang hadir dan menyatakan siap menerima konsekuensi atas perbuatan anaknya. 

Hari itu juga, Doni ditelepon pihak kepolisian, karena orangtua korban telah melaporkan kasus ini. 

Di kantor polisi, kedua belah pihak bersedia menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

0 Comments